Kita sebagai wanita pasti lebih mementingkan penampilan, terutama bagian wajah. Salah satu penunjang penampilan di wajah adalah kosmetik. Banyak sekali kosmetik yang beredar mulai dari fungsinya masing-masing hingga kandungan bahan yang belum tentu telah terdaftar BPOM. Belum lagi di era sekarang ini banyak wanita yang lebih mementingkan "cantik instan" tanpa memperhatikan kosmetik yang digunakannya.
Seditkit tips nih untuk memilih kosmetik yang benar :
1. Cek Tanggal Kadaluwarsa
Saat membeli kosmetik,
perhatikan juga tanggal kadaluwarsanya. Bukan hanya makanan, produk
kosmetik juga mempunyai masa kadaluwarsa. Pemakaian kosmetik yang telah
lewat masa kadaluwarsanya, bisa membuat kulit mengalami iritasi atau
masalah kulit lainnya.
2. Pilih Kosmetik dari Bahan Alami
Gunakan produk kosmetik
dengan kandungan yang alami dan natural, terutama pada produk kosmetik
yang bersentuhan langsung dengan membran atau kulit tubuh dan dipakai
dalam jangka lama.
Kosmetik dengan bahan yang alami sangat bagus
bagi kulit Anda, apalagi jika di dalamnya sudah mengandung bahan yang
memberikan manfaat nutrisi, perlindungan dan hidrasi pada kulit.
3. Lihat Kandungan Bahan Kosmetik
Alangkah bijaknya jika sebelum memakai kosmetik, lihat dahulu
kandungan yang ada didalamnya. Apakah kosmetik tersebut mengandung zat
berbahaya atau tidak. Bagi orang awam biasanya bingung dan tidak faham
dengan kandungan zat yang tertera di didalamnya, untuk mensiasatinya
gunakan saja kotak pencarian di internet. Di internet pasti sudah banyak keterangan dan juga testimoni mengenai
produk tersebut. Para beauty blogger pasti sudah ada yang mengulasnya.
Namun perlu diingat jangan hanya melihat dari satu sumber saja tapi
carilah dari berbagai sumber berbeda.
4. Beli di toko / tempat terpercaya
4. Beli di toko / tempat terpercaya
Belakangan ini produk kosmetik palsu banyak
dijual di toko-toko, dan kebanyakan adalah produk kosmetik mahal. Untuk
menghindari hal ini sebaiknya anda membeli produk kosmetik di tempat
yang resmi atau tempat yang benar-benar terpercaya. Produk kosmetik
palsu biasanya mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang dapat merusak
kesehatan kulit wajah anda dalam waktu yang singkat.
5. Cek Izin BPOM
Jika kalian suka melihat berita, baik di media televisi ataupun di internet, tidak sedikit produk kosmetik yang berhasil di sita oleh BPOM, nilainyapun tidak tanggung-tanggung, yaitu mencapai milyaran rupiah. Kebanyakan produk kosmetik yang di temukan berasal dari luar negeri seperti malaysia, china, dll. Produk kosmetik yang belum memiliki ijin resmi dari BPOM tentu sangatlah berbahaya untuk kesehatan kulit kita, karena pihak BPOM belum memeriksa kandungan apa saja yang terdapat dalam produk kosmetik tersebut, bisa saja di dalamnya mengandung bahan kimia berbahaya seperti mercury dan hidrokinon, Karena jika sedikit saja bahan-bahan ini terkandung dalam kosmetik, bisa sangat berbahaya untuk kesehatan kulit dan tubuh.
Jika kalian suka melihat berita, baik di media televisi ataupun di internet, tidak sedikit produk kosmetik yang berhasil di sita oleh BPOM, nilainyapun tidak tanggung-tanggung, yaitu mencapai milyaran rupiah. Kebanyakan produk kosmetik yang di temukan berasal dari luar negeri seperti malaysia, china, dll. Produk kosmetik yang belum memiliki ijin resmi dari BPOM tentu sangatlah berbahaya untuk kesehatan kulit kita, karena pihak BPOM belum memeriksa kandungan apa saja yang terdapat dalam produk kosmetik tersebut, bisa saja di dalamnya mengandung bahan kimia berbahaya seperti mercury dan hidrokinon, Karena jika sedikit saja bahan-bahan ini terkandung dalam kosmetik, bisa sangat berbahaya untuk kesehatan kulit dan tubuh.
https://meetdoctor.com/article/tips-memilih-produk-kosmetik-yang-baik-bagi-kulit
https://sy4r0h.wordpress.com/2017/05/17/cara-memilih-kosmetik-yang-tepat-untuk-wajah/
http://kesehatan-kulit.info/tips-memilih-kosmetik-yang-baik-untuk-kesehatan-kulit-wajah/
http://kesehatan-kulit.info/cara-mudah-untuk-mengetahui-kosmetik-berijin-resmi-bpom/
http://kesehatan-kulit.info/cara-mudah-untuk-mengetahui-kosmetik-berijin-resmi-bpom/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar